SERANG -BantenOnlineNews.Com
Dalam rangka mewujudkan program Wajib Halal Oktober 2026, Tim Pendamping Proses Produk Halal Mathlaul Anwar berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Telaga Luhur untuk menyukseskan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro kecil.
Kegiatan pendampingan berlangsung di Desa Telaga Luhur Kecamatan Waringin Kurung kabupaten serang provinsi Banten, pada Selasa (12/5)2026).
Kepala Desa Telaga Luhur, Hasuri, S.E., mengungkapkan pihaknya menyambut baik program sertifikasi halal karena berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.
“Kami selaku Pemerintah Desa Telaga Luhur menyambut baik program sertifikasi halal ini karena akan berdampak pada ekonomi masyarakat yang mempunyai usaha mikro kecil. Semoga dengan memiliki sertifikat halal, para pelaku usaha makin giat dan omzet meningkat sehingga ekonomi tumbuh berkembang di Desa Telaga Luhur,” ujarnya.
Hasuri menegaskan pentingnya kesadaran pelaku usaha terhadap bahan baku halal dan proses produksi yang halal.
“Bahan baku yang halal diproses dengan cara halal sehingga terbit Sertifikat Halal. Ini akan menciptakan daya saing usaha dan manfaatnya besar bagi pertumbuhan ekonomi usaha mikro,” kata Hasuri.
Ia mengajak seluruh pihak bersinergi. “UMK cerdas, UMK naik kelas. Mari kita saling bersinergi dan sukseskan Wajib Halal Oktober 2026 serta menyongsong Indonesia menjadi pusat halal dunia,” pesan Hasuri kepada awak media.
Sementara itu, Tim P3H Mathlaul Anwar, Maryatul Hidayah, menyatakan siap mendampingi pelaku usaha hingga ke daerah terpencil.
“Kami siap turun gunung untuk membantu pendampingan ke para pelaku usaha meski di daerah terpencil sekalipun. Karena ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami selaku Tim P3H Mathlaul Anwar agar program ini berjalan lancar dan sukses,” ungkap Maryatul.
(Red)
