SERANG – BantenOnlineNews.Com
Pada hari kamis 29 Oktober 2026 Momentum refleksi 500 tahun Kabupaten Serang tak boleh sekadar menjadi panggung seremoni. Forum Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Serang melontarkan kritik tajam terhadap tata kelola pemerintahan.
Forum tersebut menyoroti pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), dugaan politik dinasti, hingga realisasi program unggulan Serang Bahagia.
Forum menegaskan, jabatan Sekda bukan hak istimewa keluarga atau lingkaran kekuasaan, melainkan harus diberikan kepada sosok yang kompeten, berintegritas, dan profesional sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Jabatan Sekda adalah hak setiap orang yang berkompeten, bukan jatah keponakan atau bibi!” tegas Forum.
Menurut forum, jika pengisian jabatan publik lebih mengutamakan kedekatan daripada kemampuan, maka prinsip meritokrasi hanya akan menjadi slogan.
Selain soal Sekda, forum juga mengkritisi program Serang Bahagia yang dinilai belum dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat.
“Jangan sampai Serang Bahagia hanya ramai dalam pidato, tetapi manfaatnya belum dirasakan rakyat. Masyarakat butuh bukti, bukan sekadar janji,” ujarnya.
Dalam pernyataan sikapnya, Forum Pemuda dan Mahasiswa menyampaikan 4 tuntutan:
1.Tolak nepotisme dalam birokrasi, pengisian Sekda harus utamakan kompetensi dan integritas.
2.Hentikan segala bentuk intervensi kekuasaan yang mengutamakan kepentingan keluarga.
3.Desak Bupati Serang fokus pada kepentingan rakyat, bukan pengistimewaan keluarga.
4.Buktikan Serang Bahagia melalui kerja nyata, pemerataan pembangunan, dan pelayanan publik berkualitas.
Forum menegaskan, kritik pemuda dan mahasiswa adalah bentuk kontrol sosial. Refleksi 500 tahun harus menjadi momentum evaluasi total.
“Tolak Dinasti, Utamakan Kompetensi, Wujudkan Serang Bahagia!” tutupnya.
(Red/ Romi)
