CILEGON – BantenOnlineNews.Com
Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengadakan Rembuk Nelayan Se-Kota Cilegon sebagai forum resmi untuk menyerap aspirasi dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Cilegon. Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Dinsos Kota Cilegon ini berlangsung di Aula Diskominfo Kota Cilegon, Kamis (13/11/2025), menghadirkan Wali Kota Cilegon Robinsar.
Dalam rembug tersebut, Wali Kota Robinsar menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan para nelayan. Ia menyebut bahwa aspirasi yang disampaikan nelayan telah menjadi perhatian serius sejak awal.
“Apa yang menjadi aspirasi bapak-bapak nelayan sudah kami catat dan menjadi perhatian sejak awal. Semua memang membutuhkan proses dan waktu, tapi Insyaallah setiap langkah yang kita ambil selalu diarahkan untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Robinsar.
Robinsar juga memastikan bahwa Pemerintah Kota Cilegon terus berupaya memperkuat koordinasi internal dan mereformasi sistem birokrasi. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program pembangunan agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh publik.
Ia menambahkan bahwa sebagai pemimpin yang berlatar belakang profesional, dirinya terus mengadaptasi diri dengan dinamika pemerintahan. Tujuannya adalah agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sensitif terhadap kebutuhan riil masyarakat, termasuk sektor nelayan.
“Kami percaya, dengan kerja sama dan semangat kebersamaan, cita-cita untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan akan bisa kita wujudkan. Mari kita terus jaga komunikasi, karena pemerintah hadir untuk mendengar dan mencari solusi bersama,” tutup Robinsar, menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
HNSI Ajukan Skala Prioritas, Dukung Investasi Berbasis Perlindungan
Dalam kesempatan itu,Ketua HNSI Kota Cilegon, Supriyadi, mengapresiasi inisiatif dialog tersebut. Ia menjelaskan bahwa HNSI terus memperjuangkan hak dan kesejahteraan nelayan melalui sejumlah usulan strategis, yang meliputi, penyediaan tempat pelelangan ikan (TPI),pembangunan rumpon sebagai fasilitas tangkap,pemberdayaan ekonomi bagi keluarga nelayan dan perlindungan,asuransi bagi nelayan di musim barat dan program beasiswa pendidikan bagi anak-anak nelayan.
“Kami juga berharap adanya program beasiswa bagi anak-anak nelayan sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi pesisir,” katanya.
Supriyadi menegaskan bahwa HNSI secara prinsip mendukung investasi dan pembangunan di Kota Cilegon. Namun, ia memberikan catatan bahwa kebijakan yang diambil harus tetap memperhatikan perlindungan dan dampak sosial terhadap masyarakat pesisir nelayan.
“Kami siap mendukung setiap investasi dan kebijakan pemerintah, tapi mohon jangan lupakan kami masyarakat nelayan yang juga menjadi bagian penting dari wajah Kota Cilegon,” ujar Supriyadi sebagai ketua HNSI Cilegon.
Dan angkat bicara juga kadis DKPP Cilegon Ridwan mengatakan dari pihak pemerintahan kota Cilegon menampung aspirasi seperti memohon bantuan fasilitas TPI, jaring ikan,perahu dan insyaallah akan kami usulkan dianggaran tahun 2026 ujar Ridwan.
(RED/Bay)
