CILEGON, BantenOnlineNews.Com

Soft Launching BPJS Ketenagakerjaan Untuk Pelaku Usaha dan Buku ” UMKM Bangkit Yess We Can” bertempat di Aula Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian Kota Cilegon pada Kamis (10/11/2022).

Manfaat perlindungan dari program BPJS Ketenagakerjaan tersebut dapat memberikan rasa aman kepada pekerja sehingga dapat lebih berkonsentrasi dalam meningkatkan motivasi maupun produktivitas kerja. Karena risiko sosial ekonomi itu bisa terjadi kepada siapa saja, di mana saja dan terhadap siapa saja.

Walikota Cilegon Helldy Agustian dalam sambutannya sangat mengapresiasi kepada PIWKU yang memiliki ide kreatif ini yang bekerjasama dengan BPJS ketenagakerjaan untuk membantu para pelaku UMKM agar supaya memperoleh jaminan sosial.

Lebih lanjut Helldy mengatakan. ” Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan ini banyak manfaat yang akan didapat oleh para pelaku UMKM contohnya jika terjadi kecelakaan ataupun meninggal dunia maka akan dibantu dan memperoleh uang santuan dari BPJS, ” ucapnya.

Direktur Pusat Inkubator Wirausaha dan Klinik UMKM (PIWKU) Laura Irawati menjelaskan . ” Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan gambaran bahwa pentingnya para pelaku UMKM untuk mengikuti program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja bukan penerima upah agar supaya dapat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan usahanya, ” jelasnya.

Kepala Dinas DP3AKB Kota Cilegon Drs Agus Zulkarnain mengatakan ini adalah hal yang sangat baik saya mengapresiasi dan memberikan dukungan dan mengucapkan terima kasih, ini sebetulnya adalah hal penting yang selama ini terlupakan. ” Kita memberikan perlindungan kepada para pelaku usaha mikro dan usaha kecil jadi saya sangat mendukung terkait dengan program ini, ” ucapnya.

DP3AKB sekarang ini memiliki para pelaku industri rumah tangga sejumlah 2517 orang yang para pelakunya adalah perempuan. ” Pada tahun ini kita sudah berikan beberapa pelatihan kurang lebih sekitar 420 para pelaku industri rumah tangga yang kami beri pelatihan diantaranya adalah pelatihan tata boga pelatihan kursus menjahit kemudian pelatihan Tata kecantikan, pelatihan pengemasan dan pelatihan pemasaran, ” beber Agus.

(Red/Eki/Bay)