Cilegon, Merak,-Bantenonlonenews.com Menurut laporan masyarakat bahwasanya karyawan inisial (S) diberhentikan secara konyol (via telepon seluler), padahal anak tersebut sudah bekerja selama 1bulan lamanya Mengantikan ayahnya atau orang tuanya yang telah meninggal.

Dengan secara spontanitas hari Kamis,12/08/2021
Ketua KNPI Badruddin bersama koordinator Aliansi Merak berdaulat A.Syahban baik organisasi ICMI,Karang Taruna,Amppibi serta Lsm,ormas dan Okp lainnya Langsung mendatangi perusahaan tersebut PT.SUPRACO yang di pendori oleh perusahaan BUMN yaitu ASDP Merak.

Yang pada intinya LSM, ormas dan Okp menuntut bahwa karyawan yang bernama inisial (S) dengan sangat di perkerjakan kembali usut dengan usut bahwa ada kata kata bahasa pem backup’an karyawan (di duga ada nya indikasi pakai uang) berarti PT.supraco menerima karyawan ilegal, apa lagi PT.SUPRACO mencakup 4.aitem antara lain nya
-tambat/kepil
-pjtk
-tiketink dan
-pramugari/pramugara
Apakah PT.SUPRACO yang mencakupi 4.aitem sudah terdaftar di Disnaker kota Cilegon.?????.

Adanya pemutusan sepihak dalam artian ketika saya minta penjelasan di situ ada temuan yang pertama secara administrasi pekerja ini sudah melakukan sebagai mana mestinya yang di inginkan perusahaan akan tetapi saya minta penjelasan pemberhentian di situ pihak perusahaan tidak memberikan istilahnya kontrak sedangkan jenis pekerjaannya ini pekerjaan yang fatal si korban ini sebagai tulang punggung keluarga salah satunya yang di tinggalkan oleh ayahnya.

Dan juga dia harus mampu membiayai pendidikan dan ketiga adik adiknya dan kebutuhan kehidupan sehari hari dan itulah yang melatar belakangi kita sebagai lembaga dan organisasi kepemudaan mempertanyakan mengenai perihal permasalahan yang terjadi.

Saya menyarankan kepihak SUPRACO karena ini istilahnya antara pimpinan dan bawahan tanpa komunikasi tolong siapa yang memberi instruksi perintah kerja itu tolong di proses oleh perusahaannya itu sendiri karena menyangkut prihal keselamatan kerja.

Kalau yang mengenai uang backup’an di pertanyaan juga
Uang backup’an karyawan jadi internal atau eksternal tapi kita lihat secara legal standing itu mengunakan eksternal yang tentu keselamatan kerjanya di administrasikan.

Namun dengan adanya pembahasan tersebut pihak dari PT.SUPRACO meminta waktu lamanya dua hari untuk bisa memberikan karyawan yang di berhentikan bisa bekerja kembali

Adapun lembaga dan organisasi sudah mengadu kepada pihak ASDP merak baik itu kepada Bpk.Fariz selaku Humas dan Bpk.RIJAL selaku Manajer Sdm dan Umum untuk di pertanyaan lagi tentang manajemen PT.SUPRACO ucap Badruddin selaku ketua KNPI Mekarsari Pulomerak ungkap nya.

(Red/Beni)