Cilegon, BantenOnlineNews. Com

Setelah pemerintah menaikan harga BBM subsidi, Ketua DPC KWRI Kota Cilegon mengontrol Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) 34-42412 Ciwandan, Kepuh – POM bensin di Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon pada Selasa, ( 06/09/20229.

Bapak Andri selaku pengelola SPBU menjelaskan. ” Untuk antrian selama kenaikan BBM masih normal normal saja, tetap ramai dikunjungi dan untuk harga Kenaikan BBM Pertamax naik menjadi Rp 14.500 per liter dari Rp 12.500. Pertalite naik menjadi Rp10.000 per liter dari Rp7.650. Kemudian, Solar subsidi naik menjadi Rp6.800 per liter dari RpRp 5.150 per liter, ” tuturnya.

MyPertamina adalah aplikasi layanan keuangan digital. Aplikasi ini digunakan untuk pembayaran bahan bakar minyak secara non-tunai di stasiun pengisian bahan bakar umum Pertamina.

Adapun untuk program penggunaan aplikasi mypertamina pihak pengelola SPBU 34-42412 Ciwandan terus melakukan sosialisasi tentang bagaimana menggunakan mypertamina. ” Sasaran sosialisasi dilakukan pada masyarakat pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat yang mengisi bahan bakar di SPBU Ciwandan, ” ucap Andry.

Rahmatullah selaku Ketua DPC KWRI Kota Cilegon mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi kenaikan dan sampai saat ini, seluruh SPBU yang ada di Kota Cilegon terpantau masih aman dan lancar walaupun harga BBM naik.

(Red/Tim)