Cilegon,BantenOnlineNews.Com
Bahwa pada hari Senin  (17 /01/2021 ) sekitar pukul 11.00 Wib bertempat di Kantor
Kejaksaan Negeri Cilegon tepatnya di Ruang Pidana Umum (PIDUM) Kejari Cilegon telah
dilaksanakan kegiatan Penyerahan tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) dalam perkara Tindak
Pidana Umum An. Tersangka Nathalie Binti Muhammad Kanapiah dari penyidik Polsek Ciwandan ke
Kejaksaan Negeri Cilegon.

Bahwa Tersangka Nathalie Binti Muhammad Kanapiah diduga telah melanggar Pasal 376 KUHP
dan/atau 372 KUHPidana tentang Penggelapan dalam keluarga, sesuai Surat Pemberitahuan
Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dilakukan oleh Kepolisian Sektor Ciwandan Nomor :
A.3/14/XI/2021/Reskrim tanggal 26 November 2021 dalam kronologisnya Tersangka Nathalie Binti
Muhammad Kanapiah dengan menyakinkan korban atau pelapor menggunakan atribut KOWAD
(Korps Wanita Angkatan Darat) meminta sejumlah uang kepada Pelapor sebesar Rp. 20.000.000,- (dua
puluh juta rupiah) yang akan digunakan untuk keperluan pengobatan Sdr. Fadel di Rumah Sakit
Krakatau Medika akan tetapi uang tersebut oleh Tersangka disalahgunakan dan tidak dibayarkan
kepada Rumah Sakit Krakatau Medika, atas perbuatan Tersangka, Pelapor mengalami kerugian.

Bahwa Barang Bukti An. Tersangka Nathalie Binti Muhammad Kanapiah sesuai Surat Penetapan dari
Pengadilan Negeri Serang Nomor : 1292 /Pid.B/2021/PN.Srg tanggal 23 Desember 2021 dengan
barang bukti yaitu :
 2 (dua) buah stel baju PDH wanita TNI;
 2 (dua) pasang sepatu PDH wanita TNI;
 1 (satu) buah tas jinjing warna hijau loreng TNI;
 2 (dua) lembar kwintansi berobat An. Kurnia Adit Tama dari Rumah Sakit Krakatau Medika
Cilegon tanggal 10 November 2021;
 1 (satu) unit Handphone merk Advan Hammer warna merah;
Penyerahan tersangka dan Barang Bukti (tahap II) dalam perkara Tindak Pidana Umum An. Tersangka
Nathalie Binti Muhammad Kanapiah dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat Protokol Kesehatan
antara lain dengan menerapkan 3 M (K.3.3.1) .
(RED)