LEBAK,BANTEN, Bantenonlinenews.Com Jembatan gantung Kali Ciujung yang menghubungkan Kampung Nangklak dan sekitarnya di Desa Margatirta, Kecamatan Cimarga, dengan Jalan Raya Rangkasbitung – Malingping (Kampung Buluh), Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kondisinya memprihatinkan.

Selain sudah berusia tua dan dihawatirkan seling baja sebagai bentangan jembatan akan putus, di jembatan ini pun ram (anyaman) kawat yang dipasang dipinggir bentangan untuk pengaman sudah banyak yang lepas, sehingga menghawatirkan keselamatan pengguna.

Beberapa warga yang melintasi jembatan ini, mengatakan, beberapa waktu lalu pernah waktu ada pengendara motor yang melintas di jembatan ini terjatuh ke sungai Ciujung. Motornya tersangkut di bentangan seling jembatan, namun pengendara motor bersama anaknya jatuh ke Sungai Ciujung. Beruntung pengendara tersebut selamat.

Ketua RT Kampung Nangklak, Suhanda, yang temui oleh awak media, menjelaskan, jembatan tersebut dibangun sekitar tahun 2016. Sudah tua juga dan perlu dibangun kembali. Jembatan itu merupakan prasarana yang menghubungkan warga Nagklak dan sekitarnya dengan jalan raya Cileles.

“Warga di Kampung Nangklak sudah berulangkali memperbaiki secara swadaya. Pernah kawat selingnya hampir putus karena keropos di makan usia dan sambung lagi dengan las,”kata Suhanda, Sabtu (3/8/2021).

Sementara beberpa warga lainya menyatakan, mereka sudah berulangkali meminta kepada Kepala Desa Margatirta untuk dilakukan perbaikan, terutama dipasang ram kawat di kiri-kanan bentangan, sehingga para pengguna merasa aman saat melintasi jembatan itu. Selain itu, plat untuk bantalan jembatan sudah keropos. Apalagi jembatan gantung pasti saat dilintasi goyang.

Kepala Desa Margatirta, Mahpudin, melalui pesan singkat (WA) menjawab pertanyaan kepada awak media; “jembatan sudah kami upayakan pa, tiap tahun juga diperbaiki. Doanya, ya, pak,” katanya, Sabtu (3/8/2021).–(Red/Tim /Sopyan)