Kota Serang
Bantenonlinenews.Com
Pada hari Rabu ( 1/9/2021) Kp.Masigit kelurahan Masjid periyayi kecamatan Kasemen kota serang digemparkan diduga istri membunuh Suaminya akibat kebutuhan ekonomi dan biologis.

Menurut kuasa hukum ibu Holiyani binti Masaid ,Pandri Situmorang mengatakan kepada awak media dalam jumpa pers di hotel Sari Kuring Cilegon , bahwa keronologis pembunuhan suami akibat meninggal Duni , pengakuan kelayen korban ingin di perkosa oleh suaminya yang udah mencerai/ talak , ingin dipaksa untuk hubungan intim lalu sikorbankan digigit tangan jari kanannya dan langsung reaksi emosi dan stelah lepas tangan nya Terjatuh suaminya sempat masih hidup ,lalu datang saudara korban langsung memanggil Ketua RT setempat tegas Kuasa Pandri Situmorang.

Masih lanjut Pandri Situmorang sikorban ibu Holiyani diamankan di polres kota serang , menurut Reskrim kota serang ibu Holiyani sudah melanggar UU pasal 44 ayat (1) dan ayat (3) no 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan melanggar pasal penganiayaan 351 ayat (3) tentang pidana penganiayaan mengakibatkan korban kematian penjara 15 tahun ujar Reskrim polres kota serang.

Lanjut padri Situmorang , pengakuan kelayen ibu Holiyani kondisi suaminya meninggal itu kondisi kesehatan nya punya penyakit bawaan yaitu penyakit paru-paru, jantung dan udah sakit sakitan ujar padri Situmorang selaku kuasa hukum Ibu Holiyani binti Masaid.

(Red/Bay)