Banten,Bon

Pada hari Sabtu15/5/2021 gubernur Banten memberikan surat edaran nomor 556/901 -Dispar 2021 tentang penutupan sementara Desinasi Wisata Banten.

Hasil pantauan awak media bantenonli news com seluruh pedagang pantai mengeluh dagangannya tidak ada yang membeli karena pengunjung wisata diusir oleh petugas kepolisian Polda Banten dengan alasan instruksi dari gubernur Banten Desinasi Wisata Banten harus ditutup sementara , untuk mencegah kelaster Covid-19,dan para pedagang banyak yang rugi dan Pengelola pantai-pantai rugi tidak ada yang berkunjung ke pantai karena di tutup oleh petugas polisi Polda Banten.

Menurut pengelola Pantai 88 Teneng Kecamatan Cinangka Ebi mengatakan kepada awak media untuk daerah wisata Cinangka dianyer sudah lama diterjang sunami dan di tambah 2 tahun isu Covid-19 ,di tambah lagi penutupan Desinasi Wisata Banten masyarakat kecil akan makan apa ?,

Dan saran saya apabila gubernur Banten Bisa menjamin rakyat, sejahtera dan bikin senang silakan saja ditutup,dan sekarang aja masyarakat Cinangka banyak kelaparan , mencari mata pencarian susah .

Masih lanjut Ebi kami berharap kepada gubernur Banten kalau mengeluarkan instruksi wisata ditutup harus ada sosialisasi ,atau himbauan sebelum nya kepada masyarakat pesisir pantai, pengelolaan pantai ,dan para pedagang pantai jangan dadakan , kalau dadakan sama aja membunuh mata pencarian ekonomi pesisir pantai terutama Wisata Anyer, Cinangka , Carita dan wisatawan yang ada di Banten, dan sekarang yang menanggung kerugian siapa ? ungkap firmasi oleh awak media.

Dan menurut ketua PHRI Kabupaten Serang H.Herman angkat bicara semua pengelola hotel yang ada di Anyer Cinangka rugi dan tidak ada pengunjung semua tamu yang udah booking diputar balik , akibat instruksi Gubernur Banten Desinasi wisata di tutup sementara mulai 15-30 Mei 2021 ungkap Herman.

Masih lajut ketua PHRI Herman kami berharap tolong Desinasi wisata Banten jangan ditutup , karena kita mengacu pada aturan menteri wisata harus di buka akan tetapi mengunakan Perotokes ujar Herman.

Menurut Sekda kabupaten serang H.Entus Mahmud mengatakan silakan saja PHRI Kabupaten Serang membuat surat kepada gubernur Banten untuk meminta kebijaksanaan dan Desinasi Wisata Anyer dan Cinangka jangan ditutup ,dan dari pemerintahan kabupaten serang sendiri bisa membantu PHRI Kabupaten Serang agar tamu harus di rapot tes dan mematuhi perotokes ungkap Entus melalui WA Ketua PHRI.

(Red/TIm)