ANYAR, BON | Pada tanggal 21 sampai 27 Juni 2018, Mendikbud pusat membuka penerimaan peserta didik baru di seluruh Indonesia tingkat jenjang SMA/SMK dengan sistem online.

Terutama di daerah Perovinsi Banten dari pertama penerimaan siswa didik baru tingkat SMA dan SMK sampai sekarang web Dindik Provinsi Banten eror tidak bisa dibuka jaringan web PPDB nya.

Menurut Panitia PPDB SMAN 1 Anyar, Iwan dan Yayan mengatakan, pihaknya ada 11 panitia melakukan lembur demi pelayanan siswa didik baru dikarnakan selalu banyak trebel jaringan server web admin Dindik Provinsi Banten tidak bisa dibuka.

“Kami dari pihak panitia langsung mengambil solusi verefikasi data yang sudah masuk ke web Dindik Provinsi Banten, dan kami juga langsung membuka web sekolah yang udah banyak masuk sekitar 700 siswa baru terdata di web peribadi sekolah SMAN1 Anyar,” ujarnya.

“Untuk kuota SMAN 1 Anyar, 10 Rombel atau 360 siswa yang kita tampung, dan yang baru masuk data ke Dindik Provinsi Banten sekitar 325 siswa baru pada jam 14.00 WIB tanggal 26 Juni 2018. Sisanya masih kami verefikasi data terutama dari daerah luar Provinsi, Kabupaten, sekitar 40 siswa baru. Harapan kami untuk Dindik pusat, Provinsi ke depan agar lebih profesioanal jangan sampai ada eror dalam webnya, lebih baik lagi untuk ke depan,” pungkasnya.

Yayan , Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru angkat bicara dengan adanya kendala PPDB tahun 2018 ini yaitu, tidak semua wali murid memahami teknik pendaftaran PPDB secara Online.

“Dindik Provinsi Banten kurang sosialisasi ke masayarakat umum. Akses web Dindik Provinsi tidak mudah diakses oleh wali murid yang akan daftar sekolah yang dituju,” ungkap Yayan selaku panitia PPDB. (Rh/Red)