JAKARTA, BON | Polda Metro Jaya akan mengerahkan tim Gegana dalam mengawal sidang kedua perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kami akan melibatkan pasukan dari tim Gegana dan water canon. Kami tetap akan antisipasi, SOP yang kami buat akan kami lakukan dengan baik,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/12/2016).

Sidang Ahok, kata Argo, akan tetap dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara di gedung bekas PN Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa besok (20/12/2016).

Prajurit Gegana dikenal memiliki kemampuan khusus seperti anti teror, penjinakan bom, intelijen, anti anarkis, dan penanganan KBR (Kimia, Biologi, Radio aktif). Tugas utama Gegana ada tiga yaitu mengatasi teror, search and rescue (SAR), dan jihandak (penjinakan bahan peledak).

Meski begitu, Argo belum dapat memastikan berapa banyak pasukan yang akan diturunkan lantaran masih menunggu informasi dari pihak intelijen. Sejauh ini, kata Argo, Kepolisian juga belum mendapatkan informasi terkait aksi demonstrasi yang akan dilakukan saat sidang tersebut berlangsung.

“Jumlahnya itu bisa naik bisa turun, kami tergantung dengan jumlah masyarakat yang berkembang di sana (pengadilan), kami melihat dari pergerakan intelijen yang dibuat oleh Dirintel Polda Metro Jaya,” ucapnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya berharap sidang Ahok dapat dilakukan di lokasi lain. Mereka telah merekomendasikan kawasan Ragunan dan Cibubur menjadi alternatif tempat yang dapat dipilih oleh pihak pengadilan supaya tidak mengganggu aktivitas masyarakat di kawasan Gajah Mada.

Meski demikian, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Hasoloan Sianturi mengatakan, sidang dengan agenda mendengar tanggapan Jaksa Penuntut Umum atas nota keberatan atau eksepsi Ahok akan digelar di lokasi yang sama dengan sidang perdana.

Hasoloan menilai, sidang perdana dapat berjalan sesuai dengan yang telah didakwakan. Hal itu diketahui berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan.

“Jadi, sidang atas nama terdakwa Basuki Tjahaja Purnama besok (masih digelar) di PN Jakarta Utara, di Gajah Mada,” ujarnya saat dihubungi. (red)