CILEGON, BON | Pada hari Selasa 12 Juni 2018, hasil survei di lapangan wartawan media Bantenonlinews.com menemukan salah satu konsumen pemakai motor Honda Versa sedang servis di dealer motor Honda Pangebangan Cilegon bernama Ahmad mengeluh mendengar dari pihak bengkel bahwa suku cadang motor Verza Honda harus pesan atau inden 2 bulan dan harus mengunakan foto copy KTP, STNK baru dapat inden menurut pemilik bengkel motor honda alias engko cina.

Ketika dikonfirmasi, Ahmad mengatakan, bahwa perusahaan motor Honda sudah tidak profesional dan bikin menyengsarakan rakyat ketika motornya ingin mudik ditunda 2 bulan akibat suku cadang CDU Verza Honda harus inden.

“Ini sudah melanggar Undang Undang. Konsumen merasa tidak puas dan tidak nyaman mengunakan kendaraan Honda Verza. Karena suku cadangnya tidak ada di pasaran,” ungkap Ahmad. (RH/Red)