SERANG, BON – Siswa siswi dan dewan guru berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri atau berlari-lari untuk mencari dataran tinggi dengan adanya simulasi sunami deril yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana dari dari dinas BNPB Kabupaten serang yang dikomandoi oleh Farid, Rabu, 14 Agustus 2019.

Farid mengatakan, simulasi sunami dril diadakan di setiap sekolah pesisir atau pinggir pantai seperti SMPN 1 Anyar, SMAN 1 Anyar, MTS, dan SMA Cinangka, SMPN 1 Cinangka.

“Pada hari ini kita praktekan untuk penyelamatan tsunami apabila terjadi di daerah pesisir pantai. Jadi kami beri ilmu pengetahuan cara-cara penyelamatan tsunami, terutama kita menyelamatkan diri untuk lari ke dataran yang lebih tinggi, dan kegiatan tsunami dril kita gelar satu tahun sekali,” ungkap Farid.

Menurut Kepala Sekolah Drs.S.Hasibuan, pihaknya menucapkan banyak terimakasih kepada BNPB Kabupaten Serang yang telah menyampaikan ilmu penyelamatan bencana tsunami dan gempa di sekolah.

“Kami juga berharap kepada siswa siswi dan dewan guru yang telah mendapatkan ilmu tentang penyelamatan tsunami dan gempa dapat diterapkan kepada dirinya masing-masing dan masyarakat ,” ungkap S.Hasibuan.

Adapun jumlah siswa yang ikut simulasi tsunami dril ini sekitar 800 siswa. Narasumber dari BNPB Kabupaten Serang dan BNPB Pusat. Adapun untuk pengamanan simulasi ini dari Muspika Kecamatan Anyar, Kepolisian Anyar, Pol PP, Anggota Koramil. (RH/Red)