rumahnya-terendam-banjir-1

SERANG, BON | Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Anyer dan Kecamatan Cinangka pada Selasa siang (22/11/2016) membuat sebagian jalan Raya Anyer Cilegon terendam banjir.

Genangan air yang diperkirakan mencapai lutut orang dewasa tersebut. Menyebabkan kemacetan parah, hingga beberapa kilo meter di beberapa titik.

Seperti di ruas alan di depan Pondok Pesantren Al Bayan Anyer dan jalan jembatan Pasar Sirih, Kecamatan Cinangka.

Saeruroh (43) warga Kampung Pegebangan Sirih Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, langsung histeris saat mengetahui rumahnya terendam banjir untuk yang kedua kali.

“Tolong Pak. Barang-barang dari dalam rumah, semuanya ga ada yang bisa diselametin,” ujarnya.

Ia pun menyesalkan tidak adanya perhatian dari pemerintah desa setempat.

“Boro-boro Pak ada bantuan. Dua kali kena banjir ga pernah dapet bantuan pak,” ujarnya dengan nada kesal.

Sementara itu dari pantauan Banten Online News. Kapolsek Cinangka dengan dibantu beberapa personil dari Polres Cilegon yang datang ke lokasi langsung berusaha mengurai kemacetan dengan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat. (TIM)