Serang, BantenonlineNews.Com
Kontraktor Pelaksana kegiatan pembangunan 6 ( enam ) ruang /lokal rehabilitasi gedung SMPN 1 Cinangka, terpantau pihak media sejak awal pekerjaan sampai sekarang tidak pernah memasang papan projeknya, diduga pihak kontraktor melanggar KIP sebagaimana yang diamanatkan dalam UU no 14/2008 tentang keterbukaan informasi publik

Selain kangkangi UU KIP, kegiatan pembangunan yang dikerjakan oleh pihak kontraktor proges fisik bangunan molor fakta lapangan sampai saat ini belum selesai dan masih dalam pengerjaan padahal projek ini seharusnya sudah selesai di akhir bulan Oktober 2021, seperti Pembangunan rehabilitasi gedung SMPN di kabupaten Serang yang lainnya sudah selesai 100%, molornya progres fisik bangunan menurut narasumber pihak kontraktor sering menunda pengiriman bahan material dan ditinggalkan para pekerjanya karena upah kerjanya tidak di bayar oleh pihak kontraktor, sehingga sampai saat ini sudah 4 ((empat) kali bongkar pasang para buruh yang bekerja di projek rehabilitasi gedung SMPN 1 Cinangka.

Kepada Mediakriminalitas, Oom selaku ketua Komite, mengungkapkan sampai saat ini belum pernah bertemu dengan pihak kontraktor pihaknya sudah sering menyampaikan titip pesan kepada para pekerjanya untuk disampaikan kepada pemborong/pihak kontraktor agar papan kegiatan atau projek di pasang, maksudnya agar publik tahu, namun sampai saat ini publik tidak tahu berapa anggarannya untuk pembangunan rehabilitasi gedung SMPN 1 Cinangka, Oom juga membenarkan bahwa molornya progres fisik di karenakan tidak lancarnya pengadaan bahan material dan pembayaran upah sering terlambat bahkan satu tim para pekerja bangunan kabur karena tidak di bayar oleh pihak kontraktor, menurut informasi pemborongnya masih ada kerabat dengan Bupati serang, paparnya.

Oom, berharap agar pihak terkait segera croscek ke lokasi projek karena projek yang seharusnya sudah selesai dan sudah bisa di gunakan untuk kegiatan belajar mengajar sampai saat ini masih dalam pengerjaan di prediksi selesai pembangunannya awal bulan Januari 2022, harapnya.

Ditempat yang sama, H.Zul Kepala Sekolah SMPN 1 Cinangka, menerangkan kepada media kriminalitas, hanya sekali bertemu dengan Pihak pemborong/kontraktor dan tidak tahu persisnya berapa nilai anggaran untuk projek ( enam ) ruang /lokal rehabilitasi gedung SMPN 1 Cinangka tahun anggaran 2021 tersebut, H.Zul meminta pekerjaan pisik bangunan segera di selesaikan karena kebutuhan ruang untuk KBM para siswa yang sampai saat sebagian menggunakan musholla sekolah untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, harapnya. ( Red/ Tim)