Cilegon, BantennlineNews.Com

PT.Panca Puri yang letak domisili di jl rayar kelurahan gunung sugih kecamatan Ciwandan kota Cilegon , telah menjual atau melelang Scrap/Besi  PT Panca Puri kepihak luar lingkungan kelurahan gunung sugih.

Ini sudah melanggar aturan Undang undang Corpirate Sosial Responsibilty ( CSR) nomor 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas (UUPT), dan langgar aturan pemerintah nomor 47 tahun 2012 tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan perseroan terbatas.
didalam pasal 1&3 UUPT tanggung jawab sosial dan lingkungan adalah kemitraan perseroan untuk berperan dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan.

Menurut ketua  Badan Koordinasi Pengusaha gunung sugih ( BKPGS) H.Kasno  bahwa  PT Panca Puri  telah melelang /atau menjual Scrab  besi ,Panca Puri  telah melelang kepihak luar pengusaha gunung sugih ,
Ini  diduga sudah melanggar aturan Undang undang CSR no 40 dan pasal 1 dan 3 tentang UUPT tanggung jawab sosial dan lingkungan .

Masih lanjut ketua BKPGS H.Kasno Pihak PT Panca Puri Yang dipimpin oleh Bram sudah dilayangkan surat dua kali  pada tanggal 9 Desember 2021 oleh pihak Badan Koordinasi Pengusaha gunung sugih kecamatan Ciwandan , untuk membeli Scrab PT Panca Puri yang berdomisili di lingkungan jln jraya Anyer kelurahan gunung sugih akan tetapi di indahkan dan tidak ada tanggapan dari pihak PT Panca Puri  ,malah Scap /besi tersebut dilelang diluar lingkungan gunung sugih tegas ketua BKPGS  H.Kasno.

(Red/Tim)