*

Cilegon,BantenonlineNews.Com

Dalam rangka memastikan tidak adanya personil Polres Cilegon Polda Banten yang membawa senjata api dalam pengamanan unjuk rasa Serikat pekerja dan buruh kota Cilegon dalam permintaan kenaikan UMK Tahun 2022 yang rencananya akan dilaksanakan di Pemkot Cilegon, Polres Cilegon dan ke KP3B Serang melaksanakan kegiatan pengecekan senjata api guna memastikan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan tidak ada yang menggunakan Senpi (senjata api),Selasa 7-12-2021

Cilegon-Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Sigit Haryono, Sik, SH melalui Kasi Propam Polres Cilegon IPTU M.Jum’at mengatakan dalam pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa pemintaan kenaikan UMK Tahun 2022 Kota Cilegon maka Sipropam Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan pemeriksaan dan memastikan bahwa seluruh personil yang terlibat pengamanan tidak membawa senjata api (Senpi)

Adapun semua personel yang melaksanakan pengamanan diperiksa baik personil berpakaian dinas maupun tidak atau pakaian preman, guna memastikan tidak adanya yang membawa atau menggunakan senjata api dalam melaksanakan pengamanan unjuk rasa Serikat pekerja buruh kota Cilegon yang menuntut kenaikan UMK Tahun 2022.”Ujar IPTU M.Jum’at

210 Personil jajaran Polres Cilegon Polda Banten dilibat pengamanan unjuk rasa buruh kota Cilegon yang menuntut kenaikan UMK Tahun 2022, kami selaku Kasipropam Polres Cilegon Polda Banten pastikan tidak ada yang membawa atau menggunakan senjata api dalam pelaksanaan pengamanan dan melaksanakan pengamanan dengan Cara Humanis. Tutup IPTU M.Jum’at.

( Red/Humas polres Clg)