MANCAK, BON | Maulid Nabi Muhammad SAW atau biasa disebut Maulid Nabi atau Maulud saja (bahasa Arab: mawlidun-nabī), adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.

Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Sudah menjadi rutinitas bagi masyarakat Banten, khususnya di Desa Labuan, Kecamatan Mancak, Kabupten Serang, dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW diselenggarakan Tradisi Panjang Mulud.

Warga Desa Labuan, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten, menggelar kegiatan panjang mulud, Minggu, 31 Desember 2017.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspika Kecamatan Mancak, Sekda Kabupaten Serang Agus Erwana.

“Kami mengharap kepada masyarakat Labuan lebih ditingkatkan lagi keimanan kepada Allah SWT, dan lebih ditingkatkan lagi hubungan terhadap manusia, saling toleransi dan tolong menolong dalam hikmah maulid Nabi Muhammad SAW. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada masayarakat Desa Labuan yang telah melaksanakan panjang Mulud,” kata Sekda Kabupaten Serang Agus Erwana, saat memberikan sambutannya.

Sementara, Ketua Panitia kegiatan panjang Mulud, M.Yusuf megatakan, bahwa kegiatan ini dianggarkan dari swadaya masayarakat Labuan, dan tujuan panjang Mulud ini sebagai syiar Islam, dan meningkatkan silaturahmi .

Hal senada dikatakan oleh Camat Mancak H.Marpudin. Menurutnya, hikmah panjang Mulud ini untuk meningkatkan ukhuwa Islamiyah, iman dan taqwa kepada Allah SWT. (RH/Bay)