hewan-kurban-sapi1

JAKARTA, BON – Kepala Dinas Kelautan‎ Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPKP) DKI Darjamuni mengungkapkan, Pemprov DKI telah memperbolehkan pemotongan hewan kurban di dalam areal gedung sekolah pada momentum Lebaran Idul Adha.

Namun, kebijakan tersebut dibarengi dengan syarat Pemprov DKI akan melakukan pengawasan terhadap jalanya proses penyembelihan hewan yang akan dibagi-bagikan kepada warga nantinya.

“Di Ingub No.168 Tahun 2015, sebenarnya kita tidak melarang pemotongan hewan kurban di areal lokasi sekolah. Boleh, tapi harus di bawah pengawasan,” kata Darjamuni di Balaikota, Rabu (9/9/2015).

Dijelaskannya, dalam aturan Ingub tersebut tidak diatur prihal larangan pemotongan hewan kurban di sekolah. Hanya saja proses pemotongan hewan kurban diimbau tetap dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH).

“Karena di hari keagamaan, pemotongan hewan kurban di sekolah, boleh. Tapi kalau bukan di hari keagamaan tidak boleh, harus ke RPH,” tegasnya.

Darjamuni menerangkan, di tahun lalu, larangan pemotongan hewan kurban di areal sekolah menuai polemik dan kecaman. Sehingga, kebijakan itu diberlakukan untuk mencegah dampak dari pemotongan hewan kurban di sekolah.

“Darah dari hewan kurban itu berbahaya karena dapat menimbulkan penyakit. Belum lagi dampak trauma dan ketakutan bagi anak-anak yang saat itu menyaksikan pemotongan,” paparnya.

“Tahun lalu kan jadi masalah waktu kita melarang. Padahal niat kita baik untuk kurangi dampaknya. Akhirnya pada tahun ini dihilangkan, tapi semua pemotongan harus di bawah pengawasan kita,” tandasnya. (okz/bon)

Comments

comments