Bon,Serang
Pada hari Rabu 7 Oktober 2020 Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Dewan Pimpinan Daerah Perovinsi Banten mengelar Musda ke III Musyawarah Daerah di hotel visita Anyer , kegiatan MUSDA ke III ini di hadiri oleh peserta nelayan dari masing masing DPC yaitu DPC nelayan Kota serang,DPC nelayan kabupaten serang, DPC nelayan kabupaten Lebak, DPC nelayan kabupaten Pandeglang, DPC nelayan kota Cilegon , DPC nelayan kabupaten Tangerang dan dihadiri oleh ketua umum HNSI Mayjen TNI AL Purnawirawan Yusuf Solichien M,Ph,D, muspika, anggota dewan dari PKS

.

Dan kegiatan MUSDA ke III ini di buka oleh ketua umum HNSI Yusuf Solichien dan sekaligus memberikan sambutan kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia yang ada di perovinsi Banten memberikan motivasi semangat kepada nelayan yaitu nelayan harus kereaktif , membuka UMK, pemberdayaan ekonomi di segala bidang bidang ekonomi yang untuk memajukan nelayan ujar ketum.

Terkait Undang Undang Bus Law Cipta Kerja ,nelayan juga terkena dampak nya terutama dampak ekonomi,tenaga kerja yang ada di perusahaan perusahaan Budi daya ikan dan perusahaan perusahaan yang lainya ungkap Yusuf Solichien.

Menurut Ketua DPD HNSI perovinsi Banten Sabrawijaya,MM mengatakan kami terpilih kembali menjadi ketua HNSI Perovinsi Banten ini hasil musyawarah daerah secara demokrasi yang ditunjuk oleh perwakilan 6 DPC nelayan yang ada di Banten oleh karena itu pemilihan ini diatur oleh ADRT HNSI pusat .

Dan harapan kami perogram HNSI DPD Perovinsi Banten periode 2020-2025 , himpunan nelayan seluruh Indonesia khususnya di Banten akan lebih maju lagi walaupun dalam kondisi Covid (19) nelayan tetap semangat dalam budidaya penangkapan ikan di laut ,dan kami juga akan memikirkan kebutuhan nelayan seperti alat alat penangkapan ikan seperti : kapal ikan GT, dan memperdayakan ekonomi dari berbagai bidang ungkap Sabrawijaya ,MM.

(RH/Red)