CILEGON, BON | Pada hari senin 11/02/2019 pemerintah kota Cilegon gelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 18 digelar di Kecamatan Purwakarta dan pawai ta’ruf di depan Halaman kantor Walikota Cilegon.

Menurut Ketua Panitia H. Abdulah mengatakan diruangan panitia kepada awak media bahwa tujuan utama MTQ ke 18 ini untuk meningkatkan pola hidup manusia dengan cara membaca alqur’an dan menghayati serta mengamalkan untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Adapun cabang lomba MTQ ada 9 cabang lomba diantaranya, Tilawah Qur’an, Tahfid Qur’an, Tartil Qur’an, Kaligerafi, Naskah, Kontenpoler, Dekorasi, Mobil Hias karnapal Ta’aruf.
“Kegiatan lomba MTQ ini di ikuti dari 34 golongan, adapun untuk peserta harus kafilah Cilegon dan yang mempunyai KTP Kota Cilegon kalau bukan orang Cilegon dicoret karena ini sudah ketentuan pantia MTQ dan apabila ada yang mengunakan kafilah Kecamatan lain tetapi kafilah tersebut KTP Cilegon tidak masalah itu sah menjadi peserta MTQ dan kalau di luar KTP Kota Cilegon tidak dibolehkan menjadi peserta MTQ” ujar Ketua Panitia H. Abdulah.

Dan Angkat bicara juga Walikota Cilegon Edi Ariyadi “untuk peserta MTQ tidak boleh ada Kafilah cabutan di luar Kota Cilegon, dan bagi peserta yang mendapat juara MTQ ke tingkat Provinsi akan diberi hadiah umroh. harapan kami mudah mudahan peserta Kafilah MTQ Kota Cilegon meraih hadiah ke satu ketingkat Provinsi dan Nasional” ujar Edi Ariyadi.

Kasubag Bintal Agama H.Romli mengatakan bahwa MTQ ke 18 ini dianggarkan dari APBD Kota Cilegon dan di bantu juga dari perusahaan BUMD dan BUMN yang ada di kota Cilegon untuk menyukseskan MTQ Kota Cilegon yang ke 18. Adapun peserta MTQ dari siswa siswi MTS, MA, Ponpes, MI, TPA dan Warga Asli Kota Cilegon dari 8 Kecamaran yang ada di Kota Cilegon.

“Harapan kami MTQ Kota Cilegon mendapat prestasi kejenjang Provinsi, dan meningkatan minat baca al qur’an, menghayati dan mengkaji untuk menuntun pola kehidupan manusia yang diatur oleh kitab suci Al-Qur’an selaku pedoman hidup manusia dan umat islam yang ada di dunia.” ujar H.Romli.

(Rh/Bay)