SERANG, BON | Sebuah kendaraan jenis inibus tertabrak kereta api di jalur perlintasan tanpa palang pintu di Desa Pabuaran, Kecamatan Serang, Kelurahan Unyur, Kabupaten, Kota Serang, Banten, Sabtu (21/01/2017).

Kerasnya benturan mengakibatakan 2 orang tewas di lokasi kejadian dan kendaraan ringsek dan terpental sejauh 15 meter lebih.

Kedua korban diketahui sepasang suami istri yakni, Ben Muslim (33) dan Trisna Ganda Arsiana (33) warga Taman Graha Asri Blok FF3, No 22 RT,12/19

Menurut saksi mata, peristiwa ini terjadi ketika Kereta Api Penumpang 331 Kalimaya Merak menuju Tanah Abang melaju kemudian melintas 1 unit mobil Nissan Grand Livina No Pol A 1594 AR dari sekolah Al-Ijah menuju Jalan Raya Unyur dan kemudian ketika sampai di lintasan Kereta Api mobil tersebut langsung ditabrak oleh Kereta Api dari arah sebelah kanan mobil dan seketika mobil langsung terguling sebanyak 3 kali dan terpental sekira 20 meter ke pinggir rel dan jatuh tepat di sebelah rumah saudara Ruri.

Korban meninggal dunia Ben Muuslim dan Trisna Ganda, dan korban selamat satu orang anak laki-laki Muhamad Dafa Al-haq.

“Korban diketahui hendak melintasi rel kereta api, Kereta Kalimaya dari Merak menuju Tanah Abang datang dan menabrak mobil korban,” kata Solihin, seorang saksi mata.

Ketiga korban langsung dilarikan ke RSUD Serang. Namun akibat luka parah dua korban tidak bisa diselamatkan, dan anak korban masih kritis ditangani pihak Rumah Sakit.

Pantauan di lokasi petugas Kepolisian dari Polresta Serang melakukan penyisiran reka ulang di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Memang sudah sering terjadi kecelakaan di beberapa perlintasan Kereta Api. Kecelakaan ini diduga akibat kurang hati-hatinya pengendara mobil sehingga tertabrak. Untuk itu, kami menghimbau kepada para pengendara agar berhati-hati di saat melintas di Rel Kereta Api,” kata Kapolresta Serang, AKBP Komarudin, saat di lokasi kejadian. (red)