JAKARTA, BON – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan wali kota Makassar, Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin. Wakil Presiden Jusuf Kalla pun mengaku prihatin atas penahanan terhadap Ilham Arief.

“Ya. Saya dengar, saya turut prihatin. Kasihan,” kata JK di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (10/7).

Seperti diketahui, Ilham Arief Sirajuddin menjadi tersangka kasus dugaan korupsi kerja sama kelola dan transfer untuk instalasi PDAM Kota Makassar. Ia ditahan usai diperiksa penyidik KPK selama kurang lebih lima jam.

Ilham ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Guntur untuk 20 hari pertama. Ia berjanji akan mengikuti setiap proses hukum yang diambil KPK. Dia juga menghargai keputusan lembaga antikorupsi itu terkait penahanannya.

Ilham juga sebelumnya telah mengajukan gugatan praperadilan. Bahkan, dia sempat memenangkan dalam gugatan yang pertama. Namun kemudian, KPK mengeluarkan sprindik kedua dan ia kembali menjadi tersangka.

Ilham kembali ditetapkan sebagai tersangka pada 10 Juni 2015 lalu. Penetapan tersangka saat ini merupakan yang kedua kali.

Surat perintah penyidikan (sprindik) baru, dikeluarkan setelah gugatan praperadilan Ilham dikabulkan oleh hakim tunggal Yuningtyas Upiek Kartikawati di PN Jaksel. (*)

 

 

 
Sumber : republika.co.id

Comments

comments