CILEGON, BON | Sekolah Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Sanawiyah (MTS), Diniyah, tidak ada perhatian dari Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten, karena sekolah madrasah ini mayoritas banyak di Banten.

Kepela Sekolah (Kepsek) MAN 2 Cilegon, H.Munirudin mengatakan, meskipun sudah ada Undang – Undang Badan Otonom, namun Provinsi Banten terkesan tidak peduli kepada sekolah madrasah seperti, bantuan operasional guru honor, guru ngaji, renofasi gedung sekolah.

Menurutnya, saat ini sekolah umum sudah mengadakan sekolah diniyah yang banyak numpang di gedung SD, dan di Banten mayoritas banyak umat muslim.

Lanjutnya, walau pun sudah dibantu dari anggaran DIPA Pusat, tapi tidak mencukupi untuk memberi honor guru dan rehab. Seharusnya yang wajib membantu itu adalah Pemerintah Provinsi Banten karena sesuai Undang – Undang Badan Otonom.

“Harapan kami, Gubernur banten dapat melihat perkembangan sekolah Madrasah, terutama yang ada di Cilegon dan sekitarnya, karena Madrasah ini sudah dapat membantu aspirasi Gubernur Banten,” ungkap H.Munirudin. (RH/Bud)