CILEGON ,BantenonlineNews.Com

PelatihanPublik speaking di aula Diskominfo yang di selenggarkan oleh dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan keluarga berencana.

Fairus Sintawati, S.Pd., M.Pd, seorang akademisi Universitas Faletehan memberikan materi dan penilaian simulasi Public Speaking dalam kegiatan Pelatihan Public Speaking dengan tema “Generasi Cerdas” (02/12/2021)

 

Dalam kegitan ini fairus Sintawati megatakan ke JNews dengan adanya pelatihan ini yang diadakan oleh DP3AKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana) Kota Cilegon dan bekerjsama dengan ZADA Event Organizer (@zada_eo).

Pelatihan tersebut di adakan di Aula DISKOMINFO Kota Cilegon dan dihadiri oleh 240 peserta dari berbagai kalangan masyarakat, seperti guru, dosen, mahasiswa, karyawan, perangkat desa, penggiat UMKM, pengurus komunitas, dan ibu rumah tangga.

Pelatihan ini diadakan selama 4 hari, mulai hari senin dan selasa (22-23/11/21) berupa penyampaian materi Public Speaking dan di hari senin dan selasa (29-30/11/21) Praktik dan Simulasi kegiatan Public Speaking.

Miss Fairus begitu disapa, Selaian akademisi miss fairus adalah seorang MC dan Owner Fairuz Islamic Wedding Organizer memberikan pengalamanya saat menghadapi banyak orang bukanlah suatu hal yang mudah, pengalamanya saat mengajar,

Dalam kegitan tersebut untuk memandu acara bahkan saat bernegosiasi dengan client sangat dibutuhkan ilmu Public Speaking,Semua butuh pelatihan terus menerus.

Selain miss Fairus, Panitia juga mengundang Hj. Nurrotul Uyun, SE., M.Ak. Bunda uyun begitu akrab disapa. Bunda uyun adalah seorang Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon.

Bunda Uyun sangat antusias saat menjelaskan pentingnya ilmu Public Speaking dalam kehidupan sehari-hari dan penting bagi bunda uyun yang saat ini menjadi pejabat Public. Public Speaking sangat penting saat memimpin rapat, bertemu masyarakat, bernegosiasi. Semua itu harus diimbangi dengan ilmu Public Speaking yang mumpuni agar tercipta komunikasi dua arah yang saling memberikan kebermanfaatan untuk kedua belah pihak. Bunda uyun juga menitipkan pesan untuk seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan serius supaya ilmu yang diberikan mampu diserap denga baik.

“sebuah Kolaborasi yang sangat luar biasa” Begitu kata Alicia salah satu dari peserta pelatihan tersebut. Karena akademisi dan pejabat public memberikan bekal baik materi atau simulasi Public Speaking sehingga kami para peserta sangat antusias dalam mendengarkan penyampaian materi, pengalaman narasumeber saat berbicara di depan umum.

“Berbicara didepan umum bagi sebagian orang terkesan menakutkan, dikarenakan tidak mempunyai kepercayaan diri dan tidak biasa bagi sebagian orang untu bicara di depan umum, kata lulu salah satu peserta yang bekerja di Klinik Tazkia. Tapi setelah 4 hari mengikuti kegiatan palatihan ini,

kepercayaan dirinya mulai tumbuh dan siap untuk tampil jika nanti diminta untuk menjadi MC ditempat kerjanya.

Kegiatan Pelatihan yang dihadiri oleh Walikota dan Wakil Walikota Cilegon ini benar-benar sangat di apresiasi oleh masyarakat kota cilegon. Berharap Dengan diakan nya pelatihan public speaking ini, masyarakat bisa menjadi pendorong gerakan cerdas muda berkomunikasi. tutupnya.

(Red/Rul)