Bon, Cilegon
Leadership perempuan dibutuhkan di suatu lembaga kepemerintahan dan legislatif dan bangsa negara Republik Indonesia, kalau kita melihat sejarah yang dialami oleh pejuang bangsa Indonesia R.Ajeng Kartini yang membela kaum wanita untuk kepentingan publik bangsa dan negara pada waktu perjuangan membela kemerdekaan Republik Indonesia yang disebut putri sejati dan mulai historis Ibu R.Ajeng Kartini.

Menurut Kepala Dinas Kementerian Pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak Kota Cilegon Hj.Heni Anitasusila dengan diadakannya workshop leadership perempuan di hotel mambruk Anyer hari kamis13/8/2020 yang diikuti peserta 30 anggota partai yang ada di kota Cilegon ini tujuannya untuk mengejar target gender atau perempuan yang mewakili di kalangan lembaga pemerintahan legislatif dan Lembaga publik baru tercapai 10 persen yang di legislatif kota Cilegon ,jadi untuk perwakilan legislatif kota Cilegon belum mencapai target ujar kadis Hj.Heni Anitasusila

Adapun tujuan perempuan terjun kepartisan dunia politik yaitu Keikut sertakan perempuan dalam persediaan dan pengambilan keputusan pada lembaga publik atau badan hukum yang diatur oleh Undang-undang dasar 1945 ,dan partisan di lembaga legislatif
secara merumuskan atau mewakilkan perempuan dalam mewujudkan kondisi dan perosesnya sebagai daya insani pembagunan sebagai kepentingan masyarakat bangsa dan negara .

Dan sesuai Perda kota Cilegon no 11-2015 artinya tentang pengutamaan Gender dalam pembangunan,dan di tambah lagi perda no 9 tahun 2015 yaitu Tentang perlindungan perempuan dan anak korban kebakaran di tambah lagi perda no 1 Tahun 2019 Tentang Ketahanan keluarga .

Kegiatan workshop leadership perempuan ini di buka oleh Wakil Wali kita Cilegon Hj.Ratu Ati Marliati sekaligus memberikan materi tentang Kepemimpinan perempuan menurut Ati Marliati kepada awak media bahwa wanita harus punya pemikiran yang luas Jang punya ruang pemikiran sempit dalam melaksanakan tugas harus punya motivasi yang positif dan semangat berjuang demi keluarga dan bangsa negara Republik Indonesia ungkap Hj.Ati Marliati.

Harapan kadis Hj.Heni kaum perempuan harus bisa menjadi partisipasi di legislatif dan Lembaga publik untuk kepentingan pembangunan di masyarakat kota Cilegon ujar Hj.Heni.

(BAY/RED)