Cilegon,Bon
Lintas Komisi II dan IV dari anggota dewan utusan ketua feraksi PAN H. Ibrahim dan Feraksi PKB Hasanuddin, dihadiri tokoh lembaga KPK dan Utusan Komunitas Masyarakat Cilegon (KMC) Hilman ,PLN cillegon,Perindag kota Cilegon mengelar Hering di ruangan komisi DPRD kota Cilegon hari Senin (19/4)

Dalam acara Hering ini pembahasan persoalan dampak adanya anak perusahaan BUMN yang bikin tidak sehat terhadap perusahaan lokal yang ada dikota Cilegon , akibat banyak angka pengangguran dikota Cilegon makin meningkat dan masyarakat Cilegon hanya menjadi penonton .

Menurut salah satu tokoh Komunitas masyarakat Cilegon (KMC) Hilman kami mengusulkan kepada anggota dewan yang ada di kota Cilegon agar aktif dalam pengawasan sosial control terhadap anak perusahaan BUMN yang notabene 75 anak perusahaan PLN dan d 30 anak perusahaan KS banyak menguasai dan monopoli harga industri, bagi pengusaha lokal hanya menjadi penonton .

Dan kami juga berharap kepada Dewan untuk perjanjian kerja sama Perusahaan BUMN dan BUMD infestor dari Jawa barat agar lebih dikaji ulang ungkap Hilman selaku tokoh Komunitas Masyarakat Cilegon (KMC).

Masih lanjut Hilman dan kami bersama KMC dan lembaga KPK kota Cilegon dan apabila anak perusahaan BUMN ini tidak dihilangkan / dipangkas kami akan tindak tegas akan melayangkan Surat keperesiden Jokowi Widodo, Menteri BUMN dan Gubernur Banten , menteri perindustrian pungkas Hilman.

Menurut H.Ibrahim dari feraksi PAN H.Ibrahim mengatakan terkait anak perusahaan BUMN dan BUMD udah diatur oleh Kepmen No 315 tahun 2015 tentang patung saham terhadap anak perusahaan negara republik Indonesia, dan oleh sebab itu apabila perusahaan BUMN dan BUMD ada Peroyek harus berkerjasama dengan perusahaa lokal kota Cilegon agar tidak ada peningkatan angka pengangguran, kesenjangan sosial di kota Cilegon ungkap Ibrahim.

Lanjut Ibrahim dan apabila ada persoalan dengan perusahaa BUMN dan BUMD seperti PLN,Pelindo,Bank BNI ,KS dan anak perusahaan lainnya harus duduk bersama mencari solusi di Komisi II dan IV untuk mengentaskan angka pengangguran dikota Cilegon ungkap Ibrahim.
(Red/Bay)