CILEGON, BON | Ketua Himpunan Pendidik Usia Dini (HIMPAUDI) Eti Kurniawati menyampaikan keprihatinan tentang belum adanya bantuan fisik untuk PAUD dari pemerintah Kota Cilegon pada acara pelantikan kepengurusan di Gedung DPRD Kota Cilegon (5/11/2018).

Menurut Ketua HIMPAUDI Sekota Cilegon Eti Kurniawati mengatakan di acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon H. Muhctar Gojali, Kepala Bidang Pengembangan PAUD dan Pendidikan Non Formal (P2PNF) Ahmad Najid beserta seluruh kepala sekolah PAUD se-Kota Cilegon ini, bahwa jumlah sekolah lembaga PAUD sendiri di Kota Cilegon sekitar 150 PAUD, tetapi untuk sementara bantuan sarana dari Dindik Kota Cilegon pada tahun ini belum ada bantuan fisik bangunan untuk dunia pendidikan PAUD.

Sementara ini beberapa PAUD hanya meminta bantuan kepada perusahaan yang terdekat seperti PAUD barokah di Kecamatan Ciwandan yang dibantu CSR PT. Chandra Asri. Sedangkan, untuk honor guru PAUD yang ada dikota cilegon hanya menerima Rp. 300.000 per bulan dari Dindik Kota Cilegon.

 

“Harapan kami mudahan-mudahan ke depan kita dapat diperhatikan oleh pemerintah Kota Cilegon terutama untuk dunia pendidikan anak usia dini,” harap ketua HIMPAUDI Kota Cilegon.

 

Menurut Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (P2NF) Dinas Pendidikan Kota Cilegon Banten, Ahmad Najid mengatakan kepada awak media bahwa untuk fasilitas sarana berbentuk bangunan untuk PAUD memang belum mendapatkan bantuan fisik terutama bantuan sarana pra-sarana. Hal ini, dikarnakan untuk pengajuan dana hibah sendiri dari pusat banyak terkendala di proses yang sulit ditempuh untuk pengajuan dana hibah di tahun 2018 ini.

(RH/Tim)

 

Comments

comments