Serang, Bantenonlinews.Com
Selama Covid 19 di Indonesia sudah berjalan hampir dua tahun dari tahun 2020-2021 perogram pemerintah pusat pada bulan Juni -Agustus pemerintah pusat mengintruksikan wajib vaksin untuk bebas dari Covid-19.

Dan menurut kepala puskesmas Dokter Bambang mengatakan kepada Awak media pada Minggu lalu terkait vaksin masal diwajibkan di daerah kecamatan Anyer terutama dari dinas pemerintahan kecamatan Anyer,guru guru SD negeri,Guru PAUD, Guru SMPN,SMA dan SMK negeri ,dan Masyarakat. Anyer .

Masih lanjut Bambang bagi masyarakat yang ingin divaksin kami cek kondisi kesehatan nya dan mengisi formulir pernyataan vaksin, jadi kami cukup melakukan tugas dan pertanggung jawaban tenaga medis kami hanya patokan sesuai aturan Administrasi pusat , dan apabila terjadi ada yang meninggal dunia setelah divaksin ujar Bambang setelah dikonfirmasi diruagan kerja puskesmas Anyer kabupaten serang Kamis (29/7/2021).

Lanjut Bambang pasien yang habis divaksin tidak boleh pulang disuruh tunggu 20 menit khawatir takut ada dampak negatif yang tidak diinginkan, dan dampak vaksin setelah di suntik meriang, dan bagi yang pasien yang divaksin adalah kondisi sehat dan bagi yang punya gejala penyakit tidak dibolehkan vaksin seperti penyakit darah tinggi,ginzal, kadar gula tinggi,dan punya penyakit bawaan ungkap Dr.Bambang.

Dan terkait ada pasien guru paud didesa Mekar sari setelah divaksin meninggal dunia belum ada laporan kepuskesmas Anyer ungkap Bambang.

(Red)