Kepala Kelurahan Kubangsari, Asep Saefullah.

CILEGON, BON | Dinas Kesehatan Kota Cilegon menggelar acara Launching Kecamatan Ciwandan Bebas Tubercolusis (TB) dengan tema menuju Kecamatan Ciwandan bebas TB sekaligus di rangkaikan dengan peringatan hari TB sedunia tingkat Kota Cilegon yang diadakan di halaman kantor Kecamatan Ciwandan, Kamis, 05 April 2018.

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt Wali Kota Cilegon, Dinkes Provinsi Banten, Dinkes Kota Cilego, Kepala Puskesmas Ciwandan, Muspika, Kepala Kelurahan Kubang sari, Gunung Sugih, Randakari, Kepuh, Tegal Ratu, Banjar Negara dan Humas Ks Posko Cilegon.

Camat Ciwandan, H.A.Junedi mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi dan mencegah penyakit TBC atau bebas dari TBC untuk lingkungan Kecamatan Ciwandan.

“Ada pun anggaran kegiatan ini dibantu dari CSR KS Posko,” ungkap Camat.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Kubangsari, Asep Saefullah mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam mencegah penyakit TBC.

“Kita harus bersihkan lingkungan baik dari polusi udara, kebersihan lingkungan sekitarnya agar dapat mencegah penyakit TBC. Tempat Polikilinik sudah disediakan di Kelurahan beserta pengobatan gratis tidak dipungut biaya,” ungkap Asep.

Untuk diketahui, penyakit paru-paru yang disebabkan bakteri atau Tuberculosis, penularannya mekllui bersin atau batuk, bakteri yang keluar akan masuk dan menyebar ke paru-paru orang lain di sekitarnya. Tercatat 274 kasus kematian per hari di Indonesia pada tahun 2018. Indonesia urutan no 2 dengan penderita TBC.

Hasil pendataan Dinas Kesehatan Kota Cilegon, penderita TBC di tahun 2016 sebanyak 1.054 dan pada tahun 2017 mencapai 1.300

Cara untuk penanggulangan diantaranya, layanan DOTS di Puskesmas atau rumah sakit. Mendorong pasien TBC berobat secara rutin, Sosialisasi atau penyuluhan.

Gejala TBC yaitu, batuk berdahak selama dua minggu berturut turut, sesak nafas, demam yang hilang timbul, nafsu makan berkurang, berat badan turun. (Red/RH)