Cilegon- BON. Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat STIT Al-Khairiyah adakan Upgrading & Rapat Kerja (Raker) pengurus 2021-2022 pada hari Jumat (19/2/2021) dan Sabtu (20/2/2021). Kegiatan tersebut diadakan di Sekretariat Cabang HMI Cilegon dan kelurahan Bagendung.

Ketua Pelaksana, Ari Rianto dalam sambutannya mengatakan kegiatan upgrading dan raker mengangkat tema “Peran mahasiswa muslim dalam menghadapi revolusi industri (Era digital 4.0)” bertujuan untuk peningkatan kualitas kader dalam menunjang keberlangsungan dana pencapaian target organisasi dan membuat program kerja yang sesuai dengan situasi dan kondisi pada saat ini.

“Upgrading dilaksanakan salah satunya untuk meningkatkan intelektualitas kader sehingga kita mengetahui arah dan tujuan dari percapaian program-program kerja yang kita rencanakan ke depan,” katanya, Sabtu (20/02/2021).

Ketua umum HMI Komisariat STIT Al-Khairiyah, Iksan Nurdiansyah menjelaskan kegiatan ini diiringi dengan dialog publik dan perayaan Diesnatalis HMI ke 74 yang diikuti oleh seluruh pengurus dan kader HMI.

“Pada hari ini selain kita mengadakan raker, kita juga mengadakan dialog publik dan Diesnatalis HMI ke 74. Dialog publik ini diisi oleh Safiudin selaku lurah Bagendung, M. Rois Mujahidin (bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan) BNPB Kota Cilegon dan Eddy Said, Alumni HMI cabang Ambon.” Tuturnya

“Dengan adanya kegiatan ini kita berharap pengurus kedepan dapat bekerja dengan profesional sesuai dengan tupoksinya masing-masing dan siap untuk menjadi kader yang siap membangun daerah.” tambahnya.

Dalam momen dialog publik Alumni HMI Cabang Ambon, Eddy Said menjelaskan HMI sebagai kader umat dan kader bangsa harus mempertajam intelektualitas dalam menghadapi kemajuan zaman.

“Saya berpesan kepada kader Hmi harus pintar, kita harus menyeimbangkan pengetahuan dan kemajuan zaman. Ketika intelektual kita terbentuk maka kita akan menjadi manusia yang berkreasi dan berinovasi terhadap kemajuan zaman. Dalam kesempatan raker ini juga saya berpesan buatlah inovasi program kerja yang mampu dirasakan oleh masyarakat banyak.” Ungkapnya

Dalam kesempatan yang sama lurah Bagendung, Safiudin selaku pemerintah dan juga alumni HMI mengajak kepada seluruh kader HMI untuk membuat kontribusi yang nyata untuk kemajuan daerah.

“Berbicara HMI bukan hanya bicara tentang demonstrasi, tapi juga harus berkontribusi. Dalam situasi dan kondisi seperti ini mahasiswa lebih baik melakukan audiensi dan berkontribusi untuk membantu masalah masalah yang dihadapi pemerintah, dari lingkup terkecil maupun besar, terutama dalam penanganan covid-19” Jelasnya

(Red/Tim)