Cillegon,Bon
Helldy Agustian bersama jajaran nya ,dan dihadiri oleh kepala dinas Pendidikan kota Cilegon H.Ismatullah, Kabid SMP H.Suhendi dan di sambut oleh kepala sekolah SMPN 5 Hj . Ratnawati Hasibuan , beserta Guru pengajar pada hari Kamis (22/4/2021).

Dalam acara kunjungan monitoring ujian sekolah (US) mula Senini 19-24 April 2021
di SMPN 5 Cilegon mengikuti ujian US melalui daring atau luring Helldy Agustian memberi motivasi terhadap guru dan kepala sekolah yaitu agar semua sekolah menengah pertama harus meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan terhadap anak, dan terkait pembatasan zona di setiap kecamatan saya akan menambahkan mendirikan Sekolah SMPN di setiap kecamatan minimal 2 atau 3 sekolah negeri ungkap Helldy Agustian.

Menurut Kabid SMP Suhendi mengatakan jumlah Siswa siswa SMPN yang mengikuti ujian luring disekolah yang tidak punya HP ,Waefi, Kuota sekitar 150 siswa SMPN yang ada dikota Cilegon.

Masih lanjut Suhendi terkait Persiaoan belajar tatap muka pada ajaran baru di bulan Juli,kita masih tunggu instruksi dari gubernur Banten tentang PSBB Covid-19, dan masih nunggu guru guru yang masih banyak belum di vaksin.

Kadis juga Angkat bicara Ismatullah terkait masalah Ujian nasional diganti dengan ujian sekolah (US) ,selama kondisi Pandemi Covid-19 Siswa mengerjakan soal ujian secara daring atau luring selama lima hari mulai dari hari Senin -Jumat (19-24).

Adapun terkait Kuota minta di sekolah yang sudah dibantu oleh pemerintah pusat dan bagi siswa yang tidak mampu atau tidak punya HP harap datang ke sekolah masing-masing untuk mengerjakan soal secara luring , karena di sekolah udah lengkap sarana waefi, komputer,letop ujar Ismatullah.

Masih lanjut Ismatullah terkait Persiapan belajar KBM Tatap muka di ajaran  baru ,akan tetapi dengan syarat guru guru pengajar harus di vaksin , persiapan Alat perotokes , Tunggu instruksi dari gubernur Banten tentang PSBB Covid-19 tutur Kadis Ismatullah.

(Red/RH)