CILEGON, BON | Sejumlah Ormas Islam Se-Kota Cilegon menggelar unjuk rasa terkait Yesrusalem yang dijadikan Ibu Kota Negara Israel yang diklaim sepihak pleh Presiden AS Donald Trum.

Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Polres Cilegon tersebut dijaga ketat oleh Kepolisian Polda Banten. Tujuan unjuk rasa Majlis Zikir yang dipimpin oleh H.Reno Yanuar ini yaitu menyampaikan aspirasi terhadap Presiden AS untuk membatalkan Yerusalem dijadikan Ibu Kota Israel.

Dalam orasinya, H.Reno mengatakan, bahwa apabila aspirasi ini diabaikan, semua umat Islam yang ada di Indonesia dan di Cilegon akan tetap berjuang fisabililah perang di jalan Allah untuk membela agama.

“Oleh karena itu, Yerusalem adalah kiblat umat Islam yang pertama pada waktu peristiwa Isro Miraj Nabi Muhammad SAW. Jadi tokoh ulama Islam di Kota Cilegon harga mati dan tidak setuju Yerusalem diduduki oleh Negara Israil,” tegasnya.

“Kami selaku pimpinan majlis zikir, tidak setuju dan harga mati, Yerusalem dijadikan Ibu Kota Israel,” tegasnya lagi. (tim/rh)