ANYAR ,BON – Pungunjung Objek Wisata Anyar, Cinangka berhaburan keluar hotel. Begitu juga warga pesisir Desa Bulakan, Kp. Tancang, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu malam, 03 Agustus 2019.

Mereka mencari tempat aman lari ke pegunungan untuk mengamankan diri, karena masih terauma akibat tsunami tahun 2018 kemaren.

Menurut Maskur, salah seorang Security Hotel Nuansa Bali Anyar, bahwa sebanyak 150 tamu berhamburan pulang meyelamatkan masing-masing.

Sementara, Novi, warga pesisir Desa Bulakan mengatakan, dengan adanya goncangan gempa 7,4 Magnutudo yang berpotensi tsunami dari info BMKG.

“Kami semua lari mengamankan diri ke atas gunung, dan rumah-rumah kami mengalami retak-retak akibat guncangan gempa,” ungkapnya.

“Harapan kami, intansi terkait dapat memperhatikan dampak gempa kekuatan yang berpotensi tsunami,” harapnya.

Semua warung Alfamart dan warung-warung yang lain tutup.

Semua Kepala Desa yang ada di pesisir yaitu, Desa Kamasan, Pasauran, Cinangka, Cikoneng Anyar, Umbul Tanjung menghimbau agar dapat mengamankan diri harus lari ke dataran tinggi. (Rh/Bay)