Bon,Cilegon
Fokus Group Discusstion (FGD) dan Corporate Social Responsibility (CSR),tujuan CSR dan FGD untuk mendukung ekspor,akselarasi ekspor,melakukan pemetaan terhadap komoditi hasil pertanian asli Banten dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sehingga prodak pertanian asli Banten dapat di Ekspor ke Mancanegara.

Dan Kementerian Pertanian melalui Badan Karang Karantina Pertanian bertempat diBKP Kelas II Cilegon mengadakan acara FGD dan CSR Ekspor di hotel permata Royal Kerakatau Cilegon dengan dihadiri undangan 22 undangan yang terdiri dari 12 UMKM bidang pertanian Gapoktan di perovinsi Banten,8 perusahaan Eksportir,dan 3 Dinas Terkait ,dan kegiatan ini di buka oleh ibu sekda Hj. Sri dan sekaligus memberi kesempatan deklarasi kesepakatan penandatangan Semua perusahaan dapat mendukung Perogram CSR dan FGD untuk mendukung hasil hasil perodak pertanian banten dapat di eksportir ke negara luar ungkap Sekda kota Cilegon.

BKP Kelas II Cilegon memiliki Klinik Ekspor yang telah diresmikan oleh Krpala Badan Karantina Pertanian pada 09 Oktober 2019, Kelinik ekpor ini di buka 24 jam untuk memberi informasi dan pendampingan,aksekerasi ekspor komoditas industri asal Banten.Dan kegiatan di FGD dan CSR di gelar di hotel permata Royal Cilegon dan sekaligus ditetapkan sebagai Co Working Space sebagai Kelinik Ekspoe Pertanian.

Menurut Kepala Balai Karantina Pertanian cilegon Drh.Raden Nurcahyo Nugroho,M.Si berkomitmen tinggi memastikan ketentuan Sanitary and Phytosanitary Measures (SPS) dalam hal Eksportasi produk pertanian asli Banten dipenuhi, sehingga diterima oleh nefara tujyan dan tidak mengalami penolakan.Tanpa pemeriksaan dan sertifikasi dari karantina, komoditas ini tidak akan mungkin di ekspor.

Pelayanan kami 24 jam setiap hari dengan jadwal piket rutin yang memadai.Guna mendorong peningkatan pemasaran ekspor komoditas andalan di Banten, Karantina Pertanian Cilegon menyediakan kelinik ekspor 24 jam untuk memberi informasi dan pendampingan,ekselerasi ekspor komoditas pertanian dan komoditas industri asal Banten.

Calon Eksportir,dan Ekportir mengicapkan terimakasih kepada Menteri Pertanian,Kepala Badan Karantina dan Pemerintah Dearah, dengan adanya’ dukungan karantina Pertanian prodak ekspor dan perodak industri asal Banten semakin lanxar ,aman serta bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) dan OPTK ( Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina ) ungkap Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon Drh Rade Nurcahyo Nugroho,M,Si.

(Rh/Tim)