CARITA, BON | Sebanyak 150 personil anggota Brimob Polda Banten berhasil menangkap 6 terduga teroris, di Villa Merah Carita, kawasan Wisata Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin, 08 Mei 2017. Keenam teroris tersebut, lima orang dilumpuhkan dengan timah panas saat mencoba melawan petugas, Senin, 8 Mei 2017.

Kasat Brimob Polda Banten, Kombes Pol Gatot Mangkurat saat memimpin jalannya penangkapan teroris tersebut mengatakan, penggerebekan sarang teroris ini adalah Latihan Penindakan Organisasi Radikal dan Anti Pancasila di Tempat Wisata, tim Gegana Brimob Polda Banten. Ini dilakukan berdasarkan pengalaman di Bali saat terjadi serangan bom.

“Wilayah Banten juga ada tempat wisata, sehingga kita lakukan program ini, seperti kejadian di Bali. Dimungkinkan teror juga menyerang orang-orang di tempat wisata,” kata Gatot saat diwawancari usai latihan.

Menurut Gatot, terorisme bisa terjadi dimana saja termasuk di objek wisata, sebab tidak menutup kemungkinan di semua tempat bisa saja terjadi teror dan setiap orang bisa menjadi teroris.

“Semua orang bisa saja menjadi teroris, kita harus bisa menterjemahkan terorisme sendiri itu apa. Asal katanya dari teror artinya menakutkan. Jadi jangan kaitkan terorisme itu dengan satu agama. Di kampung ada orang bawa-bawa golok aja teroris, kan menakutkan, bikin resah,” jelasnya.

Sementara Iptu Dulhak menjelaskan, bahwa dalam simulasi ini sekenarionya, di daerah wisata Anyar dan Carita seakan-akan ada teroris yang akan mengebom daerah wisata.

“Di sini kita simulasi bahwa di Villa Merah Carita ada 6 teroris yang akan mengebom tempat wisata yang ada di Banten dan keenam teroris ini dilumpuhkan, dua teroris mati ditembak di dalam villa merah. Dua kabur membawa sepeda motor RX, dan yang dua lagi kabur membawa mobil sedan merah. Ketika kabur, mereka ditembak oleh tim penembak teroris dan keempat teroris itu terkapar di tengah jalan kawasan wisata Carita dan keenam teroris itu teratangkap semua,” terang Iptu Dulhak.

Latihan Penindakan Organisasi Radikal dan Anti Pancasila tersebut berlangsung dengan suasana mencekam, suara ledakan dan baku tembak senjata cukup terdengar nyaring sehingga membuat sejumlah warga dan pengendara jalan penasaran ingin menyaksikan pasukan Gegana Brimob Polda Banten dalam beraksi. (RH/BAY)