JAKARTA, BON – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) mendukung langkah baik Kapolri menerbitkan surat Telegram Nomor: ST/331/II/HUK.7.1./2021 tanggal 19 Februari 2021, Sebagai bentuk antisipasi pencegahan penyalahgunaan narkoba anggota Polri.

Lewat telegram itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit akan melakukan tes urine kepada seluruh anggota Polri untuk mencegah penyalahgunaan narkoba serta melakukan razia narkoba di tempat yang diduga terjadi peredaran narkoba melibatkan anggota Polri, memperkuat pengawasan internal dan berkoodinasi dengan fungsi reserse narkoba, BNN pusat dan daerah.

Terakhir, Kapolri juga akan memberikan penghargaan kepada aparat yang berhasil mengungkap jaringan narkoba melibatkan anggota Polri atau PNS Polri.

“Kami menyambut baik langkah Pak Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Surat Telegram Kapolri, terkait dilakukanya tes urin di jajaran Polri. Atas kejadian Kompol Yuni Purwanti Kusuma, kami mendukung Pak Kapolri bersih-bersih dari Narkoba di internal, dan ini akan menjadi langkah baik agar di tubuh Polri bersih dari narkoba,” kata Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar melalui siaran persnya, Sabtu, 20 Februari 2021.

Seperti diketahui, kata Dedi, keserius dalam memberantas Narkoba bukan hal yang baru. Pada saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPR RI pada 20 Januari 2021, lalu Kapolri juga mengatakan, bahwa tidak akan memberi ruang bagi pengedar narkoba di Republik ini.

“Oleh dari itu, kami yang tergabung dalam DPP LPPI mendukung upaya langkah Kapolri memberantas Narkoba, serta tidak memberi ruang bagi pengguna dan pengedar narkoba di Indonesia,” pungkas Dedi. (*/red)