Serang ,,BantenOnlineNews.Com
Pemilihan Pemuda Pelopor Provinsi Banten 2022 telah mengumumkan hasilnya. Pemenang pada bidang pendidikan yang akan mewakili Banten di tingkat nasional adalah Tito Tri Kadafi. Pria kelahiran Jakarta, 24 Mei 2000 ini merupakan Pendiri sekaligus Direktur Manajemen Bastra ID, organisasi pendidikan yang bergerak di bidang bahasa, sastra, dan literasi dengan pengintegrasian lintas isu, dalam upaya peningkatan keterampilan sosio-emosional. Organisasi ini bersifat integratif dan berskala nasional. Sejak 16 November 2018, Bastra ID telah bergerak berkelanjutan bersama 110 relawan Bastra ID dari berbagai daerah di Indonesia, lokasi basisnya saat ini berada di Kota Serang, Banten.

Tito mendirikan organisasi ini di masa awal studinya di Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Berangkat dari tiga pernyataan masalah, yakni (1) fenomena xenoglosofilia (lebih cinta berbahasa asing ketimbang bahasa Indonesia) yang marak terjadi, (2) kurangnya pemahaman utuh terhadap sastra Indonesia, serta (3) pentingnya keterampilan sosio-emosional dan literasi dasar yang ditunjang dengan keterampilan berbahasa yang baik untuk bisa bertahan di era saat ini, menjadi landasan bagi Tito dan Tim Bastra ID menggiatkan program-program pendidikan kebahasaan ke berbagai daerah di Indonesia.

Giat Bastra ID terbagi atas dua ranah, yakni giat program dan giat media. Program Bastra ID di antaranya Remaja Belajar Menulis Konten, inkubasi intensif kepenulisan populer ilmiah untuk siswa SMP dan SMA dengan objektif menjadikan penerima manfaat sebagai penangkal hoaks dan ujaran kebencian di media digital. Program ini telah diselenggarakan selama 5 musim, dan telah mengintervensi 124 anak dari 22 provinsi di Indonesia. Kedua, adalah program penyusunan dan implementasi media pembelajaran Kartu Berembug. Kartu ini merupakan media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk materi teks negosiasi dan argumentasi bagi siswa SMP dan SMA. Bermula dengan munculnya keresahan guru Bahasa Indonesia di sekolah yang kesulitan menyusun media pembelajaran, pascatransisi pembelajaran jarak jauh ke pembelajaran tatap muka, serta dinobatkannya Kota Cilegon sebagai kota paling intoleran nomor 3 di Indonesia versi Setara Institute, mendorong Tito dan Bastra ID untuk menyelesaikan masalah ini. Kini, Kartu Berembug telah diadaptasi sebagai media pembelajaran di Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kota Tangerang. Program-program lain Bastra ID juga menyasar hingga ke tingkat nasional, seperti Pekan Menulis Populer Profesi Hijau Indonesia yang bekerja sama dengan Koaksi Indonesia, Tarung Puisi, Kelas Bastra Bercerita, Ular Tangga Mangrove, serta giat kampanye kebahasaan. Sedangkan, untuk giat media, produksi konten kreatif Bastra ID dapat dipantau melalui Instagram @bastra.id.

Melalui Bastra ID, Tito berharap pendidikan di Indonesia dapat diintervensi dengan meningkatkan keterampilan berbahasa dan sosio-emosional secara optimal, sehingga anak muda di sekolah bukan sekadar belajar, tetapi juga bertumbuh ke arah pemikiran yang lebih toleran, adaptif, dan asertif. Selain Bastra ID yang jadi jalan besar bagi Tito berkontribusi dalam dunia pendidikan, ia juga merupakan Terbaik 2 Duta Bahasa Provinsi Banten 2020, aktif menulis soal literasi hingga mendapat penghargaan Apresiasi Menulis Praktik Baik Literasi Masyarakat 2021 oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, serta aktif dalam program kepemimpinan seperti Pendidikan Kader Pemimpin Muda Nasional oleh Kemenpora RI dan Young Leaders for Indonesia National Program Wave 14 oleh McKinsey & Company.

Selain pada bidang pendidikan, kompetisi Pemuda Pelopor juga memilih pemenang pada bidang Sosial, Budaya, dan Agama, Pangan, Inovasi Teknologi, dan SDA Pariwisata. Tito akan mewakili Banten pada tingkat nasional pada Juli hingga Oktober ini.

(RED)