SERANG, BON | Aksi selfie di batu karang pantai kembali memakan korban. Kali ini nasib nahas menimpa Sukma (24) asal Kampung Sadik, Desa Pager Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten.
Pemuda ini tewas setelah selfie di Pantai Bulakan, Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (01/01/2017) pagi.

Saat itu korban bersama delapan temennya hendak melakukan selfi di Batu Karang yang berada di tengah pantai

Kejadian tersebut berawal ketika teman korban terpeleset di Batu Karang, lalu korban membantu temannya yang tenggelam dan akhirnya korban yang hendak membantu temennya malah tenggelam saat membantu temannya.

“Kejadiannya sekira pukul 08:00 Wib. Korban bersama temannya akan melakukan selfi di Batu Karang yang berbentuk hewan. Saat melakukan selfi, temen korban terpeleset, lalu korban membantu temannya yang terpeleset dan nasib korban naas, saat korban membatu temennya yang tenggelam malah korban yang terbawa ombak,” kata Suryo, pengelola pantai saat diwawancarai di tempat kejadian.

Sementara, Bari, teman korban mengatakan, saat itu dirinya bersama teman-temannya sedang melakukan selfi. Tidak lama kemudian dirinya terpeleset dan terjatuh ke pantai lalu ditolong oleh salah seorang temannya.

“Saat itu sebelum kejadian saya bersama teman-teman akan melakukan selfi bareng di batu karang. Setelah itu saya terpeleset dan jatuh ke pantai. Saya ditolongin teman, dan akhirnya teman saya jatuh ke pantai dan tenggelam kebawa arus, dan saya juga sempat tak sadarkan diri saat peristiwa itu terjadi,” jarnya Bari.

Terpisah, Ayah Korban, Tajudin mejelaskan, dirinya mendapatkan informasi dari pihak Kepolisian tentang anaknya yang tenggelam pada pukul 16:00 Wib.

“Saya dapat informasi anak saya tenggelam pada pukul 16:00 Wib sore. Setelah saya mendengar informasi, saya bersama keluarga langsung ke tempat kejadian,” katanya.

Saat ditanya tentang korban, Ayah korban mengatakan, bahwa korban merupakan anak yang baik, tidak suka melawan sama orang tua dan selalu sayang sama keluarga, dirinya berharap anaknya bisa cepat diketemukan.

“Anaknya baik, sayang keluarga dan suka menolong. Saya selaku orang tua dan keluarga semua, berharap anak saya bisa cepat ditemukan. Itu harapan kami semua,” pungkasnya. (red)