KOTA SERANG, Harianexpose.com –

Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Provinsi Banten, menggelar Seminar Karya Tulis Ilmiah (KTI). Rencananya kegiatan itu akan dibuka oleh Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Provinsi Banten, H. Badri Hasun, bertempat di Pakel Garden Resto, Jalan Kelapa Kedua, Kecamatan Serang, Kota Serang,Banten, pada Selasa, ( 7/12/2021).

Ketua Panitia Pelaksana Seminar Karya Tulis Ilmiah (KTI) APRI Provinsi Banten, yang juga sebagai Ketua APRI Kota Tangerang, Sa’adih, kepada awak media, mengatakan, acara seminar KTI dengan jumlah peserta berkisar 70 orang, terdiri dari 8 kabupaten dan kota yang ada di wikayah di Provinsi Banten.

Sementara itu, H. Komar, sebagai penanggung jawab kegiatan Seminar KTI APRI Provinsi Banten, menguraikan, adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan seminar KTI tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas keilmuan para penghulu di Provinsi Banten.

“Selain itu, akan bermanfaat pula untuk kenaikan golongan bagi mereka yang mau mengajukan,” beber Ketua APRI Provinsi Banten, H. Komar.

Komar menambahkan, seminar KTI ini merupakan program rutin APRI Provinsi Banten. Dimana diselenggarakan setahun dua kali dalam rangka memberikan kesempatan pula kepada mereka yang mempunyai minat dan bakat untuk berkreasi dan menggali inovasi-inovasi baru tentang revitalisasi yang ada di KUA di wilayah Provinsi Banten. Hal itu sesuai dengan program Kementerian Agama (Kemenag).

“Seminar ini bersifat swadaya, semua biaya ditanggung oleh peserta. Para peserta tidak mempersoalkan besaran biaya, sepanjang bisa bermanfaat dan menunjang terhadap karier mereka,” tandasnya

 

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Seminar Karya Tulis Ilmiah (KTI), Sa’adih, menjelaskan, seminar KTI bagi penghulu merupakan ajang asah kemampuan seorang penghulu dalam pengejawantahan permasalahan hukum keluarga (Fiqih Munakahat) yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“KTI juga merupakan salah satu kegiatan pengembangan profesi, yang mau tidak mau dan suka atau tidak suka, harus dimiliki oleh seorang penghulu, terutama yang akan naik pangkat dari III/d ke IV/a contohnya,” ujar Sa’adih.

Menurut Sa’adih, sama halnya dengan jabatan fungsional lainnya seperti, Guru, Dosen dan kalangan Akademik lainnya disyaratkan untuk membuat KTI. Seminar KTI yang dilaksanakan oleh Penghulu se-Provonsi Banten, pada Selasa, 7 Desember 2021 ini, diharapkan dapat menggugah semangat para penghulu dalam menorehkan tinta emas yang pernah dilakukan oleh ulama kharismatik Banten yaitu, Syekh Nawawi Al-Bantani Tanara, Kabupaten Serang, Banten.

( Red/Ahmadin)