CILEGON, BON – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cilegon meresmikan bukti nyata Transformasi dan perpustakaan berbasis inklusi Sosial yang diadakan di ruang Aula Lapas, Kamis, 15 Agustus 2019.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Debuti Pengembangan SDM Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Wiro Titi Haryanti, Asda I Kota Cilegon Taufiqurahman

Kepala Lapas Kelas III Cilegon, Heri Aris Susila mengatakan, bahwa hasil binaan testimoni budi daya pemetikan melon, pembinaan testimoni perpustakaan.

“Terkait remisi, pembebasan narapidana di Hari Kemerdekaan ke-74 pada hari Sabtu 17 Agustus 2019, kami akan memberikan remisi kepada narapidana kasus umum sebanyak 724 narapidana, dan yang dibebaskan 21 orang tepat pada 17 Agustus di hari kemerdekaan. Adapun pelepasannya di Lapas Kabupaten Serang,” ujarnya.

“Adapun narapidana narkoba sulit untuk mendapatkan remisi, dan sampai sekarang narapidana di Lapas Kelas III Cilegon berjumlah sekitar 70 persen,” ujar Heri Aris Susila.

Sementara itu, Asda I Pemkot Cilegon, Taufiqurahman mengatakan, kesadaran warga masayarakat dapat meningkat membaca informasi, tidak ada lagi ragu-ragu untuk masuk keruangan perpustakaan di Lapas Kelas III Kota Cilegon.

Menurut Deputi Pengembangan SDM (Perpusnas), Wiro Titi Haryati, perpustakaan dibuat untuk bisa dijangkau siapa saja di kalangan narapidana, siapa saja, dan kalangan mana saja. Hal ini dibuktikan dengan adanya Perpusling di Lapas Kelas III Cilegon.

Nur Fatma juga angkat bicara dari DPAD Kota Cilegon, tujuan bukti transformasi perpustakaan ini untuk dibaca ke semua pelajar dan masyarakat mana saja yang membaca untuk menambah informasi di masa jaman online ini. (Rh/Bay)