Bon, Serang
Pada hari Sabtu 27 Juni 2020 Forum Umat Islam PALKA Kabupaten serang perovinsi Banten mengelar Aksi penolakan RUU HIP (Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila ) dan tidak ada memuat tap MPRS no XXV/1996 satu jumlah isi di dalam RUU HIP yang masih kontroversial tersebut.

Orasi Ormas Islam PALKA tersebut mengelar di halaman ponpes Anajah kp.Tancang Desa Bulakan kecamatan Cinangka kabupaten serang yang di hadiri semua elemen masyarakat dan 32 ormas Islam diantaranya :
Ormas MUI,NU,FPI,Persis,Ikadi,FKADI,FKDT, Mathla’ul Anwar,Darunajah, Nurul Fikri,Darul Anwar,An Nazdzir,Al Khairiyah,Pemuda Pancasila, Padarincang bersatu,Gema Pembebasan,PGMI,PGRI,DMI,Madarijul Ulun,Islahul Umah,PPMI,LKKS,Amanah,Lapbas, Al-Irsyad,TTKKD,FSPP,Berantas,FSPP,Gagak layung menyatakan 7 sikap diantaranya:1.Mengucapkan terimakasih kepada partai politik yang telah tidak turut serta menandatangani RUU HIP,2. Mendukung penuh maklumat MUI dan Ormas ormas Islam lainnya yang meminta kepada DPR RI dan pemerintah untuk membatalkan bukan menunda pembahasan RUU HIP karena tidak ada kepentingan untuk negara bangsa Republik Indonesia,3. Ketika maklumat MUI dan Ormas ormas Islam lainnya tersebut tidak diindahkan,kami siap turun kejalan secara besar besaran dibawa komando MUI ,4. Meminta kepada para penegak hukum untuk menangkap dan mempidanakan para pengusul RUU HIP karena nyata nyata telah melakukan makar ingin merubah Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila serta melakukan. Pelecehan terhadap agama Islam dengan menyebut Ketuhanan yang berkebudayaan,5.Mengajak seluruh anak bangsa khususnya umat Islam untuk terus waspada dan siap siaga atas bangkitnya kontranisme,leninisme,marksisme dan faham faham lainnya yang bertentangan dengan agama dan Pancasila,6.Waspada adanya’ partai baru berbau komunis Indonesia dan mengajak seluruh anak bangsa khususnya umat Islam untuk tidak mendukung dan memilih partai partai berbau komunis tersebut pada pemilu 2024 mendatang, 7. Apabila ada partai politik yang nyata nyatanya terbukti mengusulkan disahkan RUU HIP kami menuntut dengan keras dan tegas agar partai tersebut di bubarkan.

Menurut tokoh masyarakat MUI Cinangka KH.H.Dhaifun mengatakan Apabila Aspirasi ormas forum umat Islam PALKA Kabupaten serang kami siap memberikan perintah lebih tegas untuk menghapus RUU HIP bukan di tunda dan harus di kembalikan lagi kepada UUD 1945 dan Pancasila yang semula lima sila ujar KH.Daifun.

Dan harapan Ust Dedi Suhandi SAg, Aspirasi Rakyat umat Islam PALKA dan 32 ormas agar di dengar oleh perwakilan rakyat DPRD dan MPRS pusat untuk di batal RUU HIP jangan di tunda dan harus kembali kepada Undang undang dasar 1945 dan lima sila tegas Dedi Suhandi SAg selaku sekjen Forum PALKA kabupaten serang perovinsi Banten.

(RH/Red)